Bandar Lampung| Kinerja PLN tidak hanya ditentukan oleh keandalan pasokan listrik semata, namun juga kualitas pelayanan yang dapat diterima oleh seluruh pelanggan di setiap titik interaksi.
Berangkat dari komitmen tersebut, PT PLN (Persero) Unit Pelaksanaan Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjung Karang memperkuat budaya pelayanan PS4 (Perilaku, Sikap, Senyum, Salam, dan Sapa) sebagai bagian dari implementasi Program Danantara CX100 yang berfokus pada peningkatan Customer Experience.

Penguatan budaya pelayanan dilakukan melalui briefing dan roleplay yang diikuti pegawai, personel pelayanan teknik (Yantek), hingga satuan petugas pelayanan penyambungan (Yanbung) PLN setempat.
Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyamakan standar pelayanan sekaligus mengasah kemampuan petugas dalam menghadapi berbagai situasi yang ditemui saat berinteraksi dengan pelanggan.
“Dengan ini, PLN ingin menguatkan kembali tentang standarisasi pelayanan PLN secara menyeluruh. Terutama bagi petugas pelayanan. Jangan sampai mengecewakan, ” Tegas Asisten Manajer Bidang Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Tanjung Karang, Boy Sidabalok di sela rapat diruang serbaguna PLN setempat, Kamis (8/10/26).

Dalam simulasi tersebut, peserta mempraktikkan penanganan berbagai kebutuhan pelanggan, mulai dari pemberian informasi, penyelesaian keluhan, hingga membangun komunikasi yang lebih efektif dan empatik.
Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, responsif, dan berorientasi pada solusi sehingga pelanggan memperoleh pengalaman yang positif setiap kali berhubungan dengan PLN.
Laporan: Redaksi 😉





